Rekayasa antarmuka web modern, arsitektur Next.js & Angular, Technical SEO & sistem produksi yang saya rancang dan bangun.

Website sekolah SMP Negeri 24 Padang yang saya bangun dari nol saat magang. Sebelumnya, sekolah belum punya portal digital yang layak saya rancang arsitektur Next.js App Router dengan rendering SSR/SSG, validasi form Zod, dan SEO terstruktur supaya halaman cepat terindeks dan mudah dikelola staf.

Ini proyek skripsi S1 saya: membuktikan LSTM bisa prediksi lintasan siklon tropis dengan akurat. Saya uji 12 skenario eksperimen (3 basin × 4 variasi timesteps), dan hasilnya window 8-16 paling bagus - rata-rata error cuma 14,2 km dengan R² 0,999. Modelnya saya konversi ke ONNX supaya bisa jalan langsung di browser, frontend pakai Astro Island Architecture.

Website showroom mobil yang saya buat supaya calon pembeli bisa eksplor unit, filter berdasarkan spesifikasi, dan langsung hitung simulasi kredit DP dan cicilan bulanan secara real-time. Penjual bisa kelola stok unit lewat struktur CMS yang rapi.

Aplikasi web pencarian properti yang saya bangun pakai Angular Standalone Components murni TypeScript. Fitur utamanya: komparasi 2 properti secara side-by-side, denah arsitektur 2D bertingkat yang bisa di-zoom, dan simulator cicilan KPR pakai formula anuitas Bank Indonesia - semuanya reaktif lewat Angular Signals tanpa library state management tambahan.

Dashboard stok gudang yang saya buat supaya operator bisa melihat status persediaan, mencatat barang masuk/keluar/retur, dan filter berdasarkan status stok - semuanya responsif dan berjalan instan tanpa reload halaman.

Eksperimen arsitektur monorepo menggunakan Turborepo untuk mengelola beberapa aplikasi Next.js 15 dalam satu workspace. Fokus utamanya: bikin paket UI bersama yang bisa di-share lintas aplikasi, dan pastikan tipe data tetap sinkron antara frontend dan API layer.
Eksperimen arsitektur monorepo menggunakan Turborepo untuk mengelola beberapa aplikasi Next.js 15 dalam satu workspace. Fokus utamanya: bikin paket UI bersama yang bisa di-share lintas aplikasi, dan pastikan tipe data tetap sinkron antara frontend dan API layer.

Dashboard stok gudang yang saya buat supaya operator bisa melihat status persediaan, mencatat barang masuk/keluar/retur, dan filter berdasarkan status stok - semuanya responsif dan berjalan instan tanpa reload halaman.

Aplikasi pencarian dokumen yang menampilkan cara kerja algoritma TF-IDF secara transparan - pengguna bisa lihat skor bobot setiap kata kunci, perankingan relevansi dokumen, dan highlight term yang cocok. Dibangun supaya proses information retrieval bisa dipahami secara visual.

Platform menulis dan mempublikasikan artikel dengan editor Markdown yang punya preview langsung di sebelahnya. Artikel yang diterbitkan otomatis punya halaman sendiri dengan URL bersih, metadata SEO terstruktur, dan rendering SSR.
Aplikasi e-commerce mobile cross-platform yang saya bangun pakai React Native dan Expo. Fokusnya di navigasi layar yang mulus, katalog produk yang interaktif, dan penanganan state asinkron untuk loading/error saat fetch data.

Sertifikasi ini melengkapi latar akademik saya dengan dasar machine learning dan neural network, mulai dari supervised learning hingga konsep deep learning. Materinya membantu saya memahami dan mengevaluasi model LSTM yang digunakan dalam skripsi, lalu mengintegrasikan hasilnya ke aplikasi web.

Materi lanjutan tentang computer vision, NLP, dan integrasi model AI melalui API. Pengetahuan ini menjadi bekal pendukung saat saya mengemas model LSTM hasil skripsi ke format ONNX Runtime dan mengintegrasikannya ke aplikasi web prediksi siklon tropis.

Meskipun fokus utama saya web development, memahami dasar jaringan dan komunikasi data itu penting. Sertifikasi ini membantu saya mengerti alur request client-server, kenapa latency terjadi, bagaimana DNS dan routing bekerja, dan cara troubleshoot saat deployment aplikasi bermasalah di jaringan.
.webp)
Lulus tes problem solving HackerRank level Basic - artinya bisa menyelesaikan soal-soal algoritma dan struktur data fundamental dalam batas waktu tertentu. Ini melatih kebiasaan saya berpikir terstruktur sebelum ngoding: pecah masalah jadi langkah-langkah kecil, baru implementasi.
.webp)
Level Intermediate ini menguji kemampuan menangani soal algoritma yang lebih kompleks - optimasi waktu eksekusi, pemilihan struktur data yang tepat untuk kasus tertentu, dan penanganan edge case. Saya ambil ini karena ingin memastikan fondasi berpikir algoritmis saya cukup kuat, bukan cuma bisa bikin UI.