
Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang
Konsentrasi Data Science memberi bekal akademik dalam pengolahan dan analisis data. Fondasi Teknik Informatika saya mencakup Rekayasa Perangkat Lunak, Struktur Data & Algoritma, Basis Data Relasional, Pemrograman Web, dan Keamanan Sistem Informasi. Skripsi saya menerapkan Deep Learning (LSTM) untuk memprediksi lintasan siklon tropis dan hasilnya diwujudkan dalam aplikasi web.

Mengimplementasikan Next.js App Router dengan arsitektur hybrid: halaman statis di-generate melalui SSG untuk akses cepat, sementara kanal pengumuman menggunakan SSR dengan revalidasi berkala (ISR). Validasi skema formulir diterapkan menyeluruh menggunakan Zod guna menjamin integritas payload sebelum disimpan.

Merancang 12 skenario eksperimen terkontrol membandingkan variasi basin dan timesteps, menemukan konfigurasi window 8–16 paling optimal (Haversine error 14,2 km, R² 0,999). Model diekspor ke format ONNX agar inferensi dapat dieksekusi langsung di peramban pengguna tanpa beban backend, disajikan via Astro Island Architecture untuk performa Zero-JS pada halaman presentasi.

Mengembangkan platform web Next.js dengan kalkulator kredit reaktif berbasis React state-perubahan slider DP dan tenor langsung memperbarui estimasi angsuran secara instan. Filter spesifikasi multi-kriteria berjalan di sisi klien, didukung arsitektur data CMS-ready untuk kemudahan pengelolaan stok unit.

Membangun aplikasi web berbasis Angular Standalone Components dengan state reaktif murni menggunakan Angular Signals (signal, computed, effect) tanpa dependensi store pihak ketiga. Dilengkapi fitur komparasi dua unit side-by-side, visualisasi denah arsitektur 2D interaktif, dan kalkulator simulasi angsuran anuitas standar perbankan.
Saya Ikhwan Ramadhan, lulusan S1 Teknik Informatika Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang. Fokus profesional saya adalah software engineering, terutama membangun aplikasi dari frontend hingga backend, REST API, database, pengujian, dan deployment. Konsentrasi Data Science menjadi bekal akademik pelengkap untuk memahami pengolahan dan analisis data.
Bagi saya, development bukan sekadar membuat sesuatu berjalan, tetapi juga memahami mengapa sesuatu tidak berjalan, mencari penyebabnya, dan menemukan cara yang lebih baik untuk menyelesaikannya. Karena itu, saya terus mengeksplorasi teknologi dan pendekatan baru melalui berbagai project yang saya kerjakan.
.webp)
Level Intermediate ini menguji kemampuan menangani soal algoritma yang lebih kompleks - optimasi waktu eksekusi, pemilihan struktur data yang tepat untuk kasus tertentu, dan penanganan edge case. Saya ambil ini karena ingin memastikan fondasi berpikir algoritmis saya cukup kuat, bukan cuma bisa bikin UI.

Materi lanjutan tentang computer vision, NLP, dan integrasi model AI melalui API. Pengetahuan ini menjadi bekal pendukung saat saya mengemas model LSTM hasil skripsi ke format ONNX Runtime dan mengintegrasikannya ke aplikasi web prediksi siklon tropis.

Meskipun fokus utama saya web development, memahami dasar jaringan dan komunikasi data itu penting. Sertifikasi ini membantu saya mengerti alur request client-server, kenapa latency terjadi, bagaimana DNS dan routing bekerja, dan cara troubleshoot saat deployment aplikasi bermasalah di jaringan.
.webp)
Lulus tes problem solving HackerRank level Basic - artinya bisa menyelesaikan soal-soal algoritma dan struktur data fundamental dalam batas waktu tertentu. Ini melatih kebiasaan saya berpikir terstruktur sebelum ngoding: pecah masalah jadi langkah-langkah kecil, baru implementasi.
Fokus utama saya dalam membangun aplikasi web modern, responsif, dan terstruktur rapi.
Pembuatan endpoint RESTful yang efisien, validasi data, dan integrasi database relasional.
Workflow pengembangan teratur dengan Git, pengujian fungsional, dan proses rilis CI/CD.
Konsentrasi kuliah dan skripsi yang melengkapi pekerjaan software engineering dengan dasar pengolahan data dan evaluasi model.
Saya terbuka untuk peluang sebagai Junior Web Developer dengan fokus pada Next.js dan React.js, serta memahami pengembangan full-stack hingga deployment.